EXPLORE YOUR INTERESTS

Selasa, 11 November 2014

Membangun FTP (File Transfer Protocol) Server menggunakan Ubuntu

FTP (File Transfer Protocol)  ,sesuai dengan namanya, yaitu sebuah protocol yang digunakan untuk melakukan transfer file  baik mengunduh (download) ataupun  mengunggah (upload) file melalui jaringan TCP/IP. FTP   berada pada lapisan Aplication pada OSI Layer dan listen pada port number 21. Mode teks yang digunakan berupa format ASCII atau binary.

Fungsi FTP hampir sama dengan HTTP atau HTTPS yaitu mentransfer data dari suatu server ke client , bedanya  HTTP/HTTPS digunakan untuk mengakses web server dan menampilkannya pada web browser, sedangkan  FTP digunakan untuk transfer file dari server ke client atau sebaliknya. Tidak seperti web server yang ditampilkan dengan desain grafis yang menarik dan friendly, tampilan FTP sederhana hanya berupa susunan file atau folder dalam bentuk daftar. Silakan kunjungi ftp://ftp.cbn.net.id./ jika anda ingin berjalan-jalan di dunia FTP… :)

FTP dibagi menjadi dua, yakni FTP server dan FTP client.

FTP Server
FTP server adalah FTP yang menyimpan file/software  yang melayani request dari FTP client. Fungsi FTP server antara lain
·         Melakukan sharing data
·         Menyediakan indirect /implicit remote computer
·         Menyediakan tempat penyimpanan bagi end user
·         Menyediakan transfer data yang efisien

FTP Client
FTP client adalah computer atau end user sejenisnya yang melakukan request tukar menukar (download/upload) file ke FTP server. 

Cara kerja  
Sebelum ada koneksi, port TCP nomor 21 di sisi server akan "mendengarkan" percobaan koneksi dari FTP client dan kemudian akan digunakan sebagai port pengatur (control port) untuk:
(1) membuat sebuah koneksi antara klien dan server,
(2) untuk mengizinkan klien untuk mengirimkan sebuah perintah FTP kepada server , dan
(3) mengembalikan respons server ke perintah tersebut

Sekali koneksi kontrol telah dibuat, maka server akan mulai membuka port TCP nomor 20 untuk membentuk sebuah koneksi baru dengan klien untuk mengirim data aktual yang sedang dipertukarkan saat melakukan pengunduhan dan penggugahan.

Untuk lebih memahami cara kerja FTP perhatikan gambar berikut.




Gambar 1. Cara kerja FTP

Membuat FTP Server

Sesuai dengan tampilannya yang sederhana, cara membuat FTP server juga sederhana. Yang anda butuhkan adalah PC (client dan server) serta OS (Operating System) . di sini saya menggunakan OS Ubuntu versi 12.04.
Sekarang, mari kita berselancar sejenak di FTP Server, let’s go!

1.    Buka terminal, masuk ke super user dengan mengetik sudo su, dan masukkan password.
2.    Install FTP dengan cara ketik  apt-get install proftpd . setelah muncul tampilan di bawah ini, pilih standalone > ok.


Gambar 2. Install FTP

3.    Edit file konfigurasi proftd menggunakan nano atau gedit : nano /etc/proftpd/proftpd.conf .

Lakukan  konfigurasi dengan mengedit server name di bawah ini menjadi Ubuntu FTP Server, atau sesuai keinginan anda.

Gambar 3. Proftpd sebelum konfigurasi


Gambar 4. Proftpd setelah konfigurasi
                       
4.Restart proftpd untuk mengaktifkan konfigurasi yang baru dengan cara  /etc/init.d/proftpd restart

5.   Setelah proses restart selesai, buka browser untuk menguji apakah konfigurasi sudah berhasil. Ketik  ftp://.....(ip address pc masing-masing) pada bar  .  Kalau anda belum tahu berapa ip address PC anda , pastikan koneksi internet aktif dan cek ip address  dengan mengetik ifconfig  di  terminal . Contoh   ftp://192.168.1.711 adalah ip address PC saya.
User name diisi  dengan nama root  dan  password  ketika membuka super user.



Gambar 5. Uji konfigurasi FTP

Dengan munculnya tampilan seperti di bawah ini menandakan bahwa FTP server anda sudah berhasil dibuat.

Gambar 6. Tampilan FTP

6. Selesai

Anda bisa mencoba download  file ke server menggunakan dua PC  dimana satu PC bertindak sebagai server dan PC yang lain sebagai client dengan cara mengunjungi  ip address PC Server seperti langkah 5. Kemudian, anda bisa membuka  dan mengunggah file-file yang anda inginkan dari server.

Nah, setelah berkenalan dengan FTP, tahulah kita bahwa FTP benar-benar tidak menyenangkan. :D
Karena protocol ini  didesain bagi para pengunjung yang hanya ingin mengunduh atau mengunggah file saja sehingga tidak memerlukan desain yang unik dan nyentrik

Thanks and explore your interests … :)






Referensi

Selasa, 04 November 2014

Konfigurasi Domain Name System (DNS) Server Menggunakan Ubuntu


Domain Name System (DNS) merupakan suatu metode penamaan host di jaringan yang menggunakan  TCP/IP  (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) . DNS digunakan untuk pencarian host name (nama  computer) di jaringan internet, private network maupun intranet.

DNS dianalogikan seperti buku telepon dimana untuk menghubungi seseorang tentunya kita tahu dari namanya kemudian kita tekan nomor telepon sehingga terhubung ke nomor tujuan. Demikian juga dengan DNS, setiap computer di  jaringan internet mempunyai  hostname (nama) dan  IP address sebagai  alamatnya. 

Misalnya, jika ingin mengunjungi  situs Politeknik Caltex Riau maka kita ketik www.pcr.ac.id . Komputer kita sebagai client (resolvers)  mengirimkan queries atau permintaan  ke  DNS server ( disebut juga dengan name server),  mencek  hostname  tersebut ke local database DNS lalu akan dipetakan ke ip addres Politeknik Caltex Riau. Jika permintaan client tidak ditemukan maka name server akan mengirimkan pemberitahuan failure.  Proses tersebut disebut dengan Forward Lookup Query.

Adanya  DNS ini memudahkan kita untuk mengingat dan mencari  sesuatu karena lebih mudah mengingat nama daripada mengingat ip  address yang menggunakan angka.

Struktur DNS


DNS memiliki hirarki pengelompokkan domain berdasarkan nama yang disebut dengan Domain Name Space.


1.   Root-Level Domains


Root domain merupakan level paling atas  di hirarki. Lambang untuk root domain adalah (“.”).


2.   Top-Level Domains


Bebrapa contoh Pada top-level domains:


·          com                : Organisasi Komersial


·         edu                 : Institusi pendidikan atau universitas


·          org                 : Organisasi non-profit


·         net                   : Networks (backbone Internet)


·         gov                  : Organisasi pemerintah non militer


·          mil                  : Organisasi pemerintah militer


·         num                : No telpon


·         arpa                : Reverse


·         xx                    : dua huruf DNS  untuk kode Negara (id : Indonesia, sg: Singapura, au: Australia, dll)


3.   Second-Level Domain


Top-level domains dapat diikuti second-level domains dan hosts. Second-level domains dapat berisi host dan domain lain, yang disebutdengan subdomain. 


4.   Hostname


Hostname yang dipakai dengan domain name akan menjadi fully qualified domain name (FQDN) untuk setiap komputer. Misalnya  fileserver1.detik.com, dimana fileserver1 adalah host name dan detik.com adalah domain name.


Untuk lebih mudah memahami hirarki DNS, perhatikan gambar berikut.



Gambar 1. Domain Name Space



Konfigurasi DNS server di Ubuntu


Berikut ini langkah-langkah dalam melakukan konfigurasi  DNS server menggunakan ubuntu versi 12.04
1.   Buka aplikasi terminal dan masuk ke  super user menggunakan sudo su
2.    Instal bind terlebih dahulu . di sini saya menggunakan bind9

#apt-get install bind9

3.    Kemudian buat file database DNS . Di sini saya membuat file dengan nama marifatfkr

#touch /etc/bind/db.marifatfkr.com

4.    Lakukan konfigurasi file marifatfkr tersebut dengan cara mengkopikan db.lokal ke dalam file db.marifatfkr.com

#cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.marifatfkr.com

5.    Edit file marifatfkr dengan menambahkan domain name dan ip servernya. Akan tetapi, sebelum mengetikkan perintah di atas  lihat dulu ip address dari PC/laptop yang dipakai. Di sini saya menggunakan ip dhcp dari laptop . untuk melihat berapa ip kita ketikkan 

#ifconfig 
Setelah diketahui berapa ip addresnya (ip addres saya 172.18.11.157), edit file dengan perintah: 

#gedit /etc/bind/db.marifatfkr.com 
maka muncul tampilan dan ubah isi konfigurasi menjadi seperti di bawah ini


Gambar 2. Mengedit file


6.    Copykan isi file db.127 kedalam file sub.marifatfkr.com

#cp /etc/bind/db.127 /etc/bind/sub.marifatfkr.com

7.    Buka dan edit file sub.marifatfkr.com dan tambahkan beberapa perintah seperti pada gambar berikut.

#gedit /etc/bind/sub.marifatfkr.com

Gambar 3. konfigurasi sub.marifatfkr


8.      Konfigurasi domain name  ke alamat IP dengan perintah:
     
    #gedit /etc/bind/named.conf.local   

Lakukan konfigurasi seperti  pada gambar berikut

Gambar 4. konfigurasi domain name

9.    Restart bind9

# /etc/init.d/bind9 restart

10. Konfigurasi interface jaringannya . karena menggunakan ip dhcp maka interfaces yang lin tidak dieksekusi (diberi tanda #)

Gambar 5. Konfigurasi interface jaringan

11.  Restart networking.

  #/etc/init.d/networking restart

Untuk memastikan interfaces yang terpasang di PC kita, matikan dulu koneksi jaringan internet PC , kemudian ketik:

 #host marifatfkr.com
Gambar 6. Cek  ip server

12. Setelah selesai, buka browser. Ketikkan marifatfkr.com pada bar mozila.
Gambar 7. DNS server berhasil






Referensi:


2.   Kuliah Umum Ilmu Komputer.com

Sabtu, 01 November 2014

Cara Menghilangkan Kotak Dialog Interactive Services Detection

Hem,.. laptop ane lagi dirundung masalah yang bertubi-tubi serasa tiada henti, mulai dari blue screen, OS ubuntu ngadat, matlab juga ngambek ga tau kenapa, sampai tib-tiba muncul popup Interactive Services Detection yang kemunculannya sangat menggangu. Peringatan ini muncul karena ada software yang diinstal tidak sesuai dengan windows 7.
Kali aja ada temen2 yang mengalami masalah yang sama, nih, ane bagi cara ngilanginnya...

1. klik Start > ketik services.msc. Setelah muncul gambar di bawah ini, cari Interactives Services  Detection Properties

Gambar 1. Kotak dialog services


Gambar 2.  Kotak Dialog Interactive Services Detection Properties

2. Untuk menghentikan aktifitasny, klik Stop

Gambar 3. menghentikan aktifitas Interactive Services Detection

3. Pilih Disabled pada Starup type